Rechercher dans ce blog

Sunday, June 27, 2021

Menerobos peluang usaha pariwisata melalui koperasi - Yahoo Berita

Usaha koperasi di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama ini identik dengan usaha simpan pinjam dan kurang diminati dan banyak yang beranggapan usaha koperasi kurang memiliki masa depan prospektif atau ketinggalan zaman.

Namun berbagai anggapan itu tidak menyurutkan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian untuk terus mendorong para pengurus koperasi berinovasi memanfaatkan peluang pasar kekinian.

Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bangka Barat, Ichsan Syaufani mengatakan pengembangan unit usaha koperasi perlu terobosan berani dan inovatif oleh para pengurus agar mampu bertahan, berkembang dan bisa dirasakan kehadirannya oleh para anggota.

Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bangka Barat, Ichsan Syaufani. (ANTARA/ Dok. DKUP Bangka Barat)
Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bangka Barat, Ichsan Syaufani. (ANTARA/ Dok. DKUP Bangka Barat)


"Saat ini koperasi terus berbenah dan salah satunya yaitu Koperasi Warga Peltim telah memulai terobosan baru dengan membidik peluang sektor jasa pariwisata yang terus membaik," kata Ichsan.

Koperasi Warga Peltim (KWP) telah memulai dengan memanfaatkan peluang usaha jasa pariwisata yang pada saat ini di daerah itu masih minim sarana perhotelan dan sarana lain sebagai pendukung pariwisata lainnya.

"Koperasi memiliki ruang cukup luas untuk pengembangan usaha dengan menyesuaikan potensi yang dimiliki para anggota dengan tetap memperhitungkan peluang pasar," katanya.

Perlu adanya terobosan dari para pengurus karena koperasi tetap memiliki peluang besar untuk mengembangkan bisnis, misalnya berbagai program yang berhubungan dengan program pemerintah, seperti bidang pertanian dan pengadaan bahan pangan pokok.

Pengembangan usaha selain simpan pinjam akan memberikan peluang alternatif guna meningkatkan perekonomian para anggota dan warga yang ada di daerah itu.

Ichsan mengatakan, salah satu terobosan yang dilakukan Koperasi Warga Peltim (KWP) di Mentok yang mengembangkan beberapa usaha bisa menjadi salah satu contoh yang bisa ditiru para pengurus koperasi lain.

"KWP mulai tahun kemarin sudah membuka beberapa usaha dengan menyesuaikan kemampuan anggota dan peluang pasar, seperti penginapan dan rumah makan modern," Ichsan menambahkan.

Terobosan baru itu cukup bagus dan bisa mendukung upaya pemerintah daerah yang saat ini sedang berusaha memajukan sektor pariwisata.

Sektor Pariwisata, kata dia, tidak bisa hanya mengandalkan atau membangun destinasi, namun juga perlu dukungan sektor lain, seperti infrastruktur, fasilitas, kuliner, dan masyarakat yang ramah terhadap para wisatawan.

Untuk saat ini pemerintah tidak mampu bergerak sendiri dalam upaya memajukan pariwisata, sehingga butuh dukungan dari sektor lain dan masyarakat agar bisa bersama-sama memajukan kepariwisataan daerah.

"KWP dengan badan usaha koperasi memiliki inisiatif yang perlu mendapatkan dukungan, kami selalu siap memberikan pendampingan untuk mendukung pengembangan usaha koperasi di daerah ini," katanya.

Menangkap Peluang

Kepariwisataan di Babel, khususnya di Kabupaten Bangka Barat, terus berbenah dan Pemerintah Kabupaten mendapatkan dukungan khusus Pemprov Babel untuk terus membangun wisata sejarah sesuai potensi yang dimiliki.

Mentok sebagai Ibu Kota Kabupaten Bangka Barat memiliki banyak bangunan bersejarah dan menjadi satu-satunya lokasi Proklamator RI Soekarno-M. Hatta yang diasingkan Belanda secara bersamaan.

Selain itu, Mentok juga telah ditetapkan sebagai salah satu Kota Pusaka di Indonesia sebagai bentuk pengakuan bahwa daerah itu memang memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan dalam wisata minat khusus, yaitu wisata sejarah.

Menangkap peluang dan potensi sumber daya alam yang dimiliki, Manajer KWP, Bardar mengatakan usaha yang dijalankan diharapkan bisa berkembang dan menjadi pilihan bagi wisatawan atau pelaku bisnis yang berkunjung dan ingin menginap di ujung barat Pulau Bangka.

"Kami mengedepankan kualitas pelayanan yang baik, fasilitas memadai dan harga kompetitif, KWP Hotel dan Resto bisa menjadi pilihan," kata Bardar.

Selain mengembangkan hotel dan resto, KWP juga menyediakan gedung serbaguna yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan seminar, rapat, atau pernikahan.

Pada awal berdirinya, bidang usaha KWP adalah koperasi simpan pinjam antaranggota, namun seiring berjalannya waktu bidang usaha mulai beragam, bahkan saat ini sudah memiliki tujuh jenis unit usaha, yaitu usaha simpan pinjam, pengadaan barang dan jasa, pengadaan tenaga kerja, sewa kendaraan, sewa gedung, katering, dan perhotelan.

"Untuk memajukan dan memperluas sektor usaha tidak bisa sebuah koperasi atau bidang usaha apapun hanya terpaku pada pada konsistensi yang salah, yaitu hanya terpaku pada satu pilihan awal tanpa mengikuti perkembangan jaman yang ada," kata Bardar.

KWP sebagai koperasi mempunyai keinginan maju dan berkembang tidak ingin terpaku pada usaha awal terbentunya, yaitu di sektor usaha simpan pinjam.

"Kita harus menguasai banyak hal untuk bisa maju, sepanjang hal tersebut positif," katanya.

Manfaatkan koperasi

Koperasi Warga Peltim adalah salah satu dari 121 koperasi binaan Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian yang masih konsisten mengembangkan bisnis, bahkan merangkul para pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang ada di daerah itu.

Menurut Petugas Penyuluh Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bangka Barat, Ridwan Shoim Hidayat, usaha yang dikembangkan KWP bisa menjadi contoh bagi koperasi lain yang ada di daerah itu.

"Terobosan ini dilakukan pengurus yang berusaha mengambil peran aktif dalam upaya meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat," kata Ridwan Shoim.

Menurut dia, salah satu dasar dibentuknya koperasi yaitu untuk memperkokoh perekonomian anggota dan KWP sudah cukup berani dan teruji dalam hal tersebut.

Koperasi yang beralamat di Jalan Raya Peltim, Mentok itu, kata dia, tercatat pernah meraih beberapa penghargaan, baik tingkat provinsi maupun nasional, antara lain sebagai koperasi berprestasi tingkat nasional pada 2009 dan 2013, dan sebagai koperasi terbaik tingkat Provinsi Babel pada 2020.

Usaha pemerintah memajukan daerah melalui sektor pariwisata selayaknya patut didukung berbagai pihak demi kelancaran dan tercapainya tujuan positif tersebut.

Wisata adalah paket komplit, tidak bisa hanya mengandalkan ataupun membangun destinasi wisata saja, di situ terdapat infrastruktur, fasilitas, kuliner, dan masyarakat yang ramah wisata.

Pemerintah akan terus mendukung KWP yang mulai bergerak sebagai pemain baru dalam bidang perhotelan di Bangka Belitung khususnya wilayah Bangka Barat.

Sebagai kelompok usaha bersama, KWP bisa menjadi contoh dalam memperkuat soko guru perekonomian warga, memanfaatkan peluang besar yang dimiliki badan usaha koperasi untuk meningkatkan kualitas hidup anggota dan masyarakat.

Baca juga: INDEF: Koperasi tidak mati, justru sinergi dengan Holding Ultra Mikro
Baca juga: Kemenkop ajak koperasi simpan pinjam lakukan spin off perluas usaha
Baca juga: Pemkot Mojokerto perkuat koperasi sebagai penopang perekonomian

Adblock test (Why?)


Menerobos peluang usaha pariwisata melalui koperasi - Yahoo Berita
Klik Disini Lajut Nya

Saturday, June 26, 2021

Kemitraan Bank bjb dengan Pelaku Usaha Dibangun di Berbagai Sektor - ayobogor.com

Kemitraan Bank bjb dengan Pelaku Usaha Dibangun di Berbagai Sektor (ilustrasi)/ayobandung/kavin faza

KOTA BANDUNG, AYOBOGOR -- Guna meningkatkan perekonomian masyarakat, Bank bjb terus membangun kemitraan dengan berbagai pihak. Pola kemitraan yang dibangun pun menyentuh hampir semua sektor di seluruh wilayah di Jawa Barat, umumnya di Indonesia.

Salah satu kemitraan yang kini telah dibangun bjb yakni dengan mitra Crowde dalam bentuk penyalauran kredit usaha bagi para petani.

Sejumlah petani yang merupakan anggota Mitra Crowde ini telah mengajukan permodalan berupa, pupuk, bibit dan kebutuhan tanam sesuai RAK kepada bank bjb.

Crowde sendiri merupakan startup fintech di bidang pertanian dengan daerah garapan dan binaan tersebar di seluruh Indonesia. Kerja sama bjb – Crowde telah diimplementasikan oleh cabang Daan Mogot dan Cabang Palabuhan Ratu dengan wilayah pertanian di daerah Sukabumi.

Selain di sektor pertanian, bjb juga membangun pola kemitraan dengan Geraiku, yang merupakan start up yang memfasilitasi para pelaku usaha toko tradisional yang menyediakan platform teknologi digital untuk mempertemukan toko, distributor dan produser agar mereka bisa bersaing di tengah kompetisi pasar modern.

Kerja sama ini menjadikan bank bjb sebagai perbankan yang dipercaya menyediakan dana guna disalurkan kepada para pemilik usaha toko tradisional dari mitra Geraiku untuk kebutuhan modal usaha.

“Mitra Geraiku tersebar di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan beberapa provinsi lainnya dengan mayoritas di daerah DKI Jakarta dan sekitarnya,” kata Direktur Utama Bank bjb Yuddy Renaldi.

Tidak hanya itu, dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, melalui pola kemitraan, bank bjb juga bekerja sama dengan PG Rajawali dalam memberikan pembiayaan untuk petani tebu dengan memanfaatkan fasilitas bjb KUR (Kredit Usaha Rakyat). Daerah garapan dari para petani yang bekerja sama dengan PG Rajawali II meliputi Majalengka, Cirebon Subang, Tegal, Sumber, dan Patrol.

Selain di bidang pertanian, pola kemitraan bank bjb pun mengakomodasi kebutuhan para peternak domba garut seperti kerja sama dengan PT. Agro Investama. Permodalan yang diberikan untuk membiayai pakan konsenrat, bibit, dan kebutuhan tanam.  Wilayah pemasaran PT. Agro Investama tersebar di daerah Jawa Barat seperti Banjar, Pangandaran, Ciamis, Tasikmalaya, Garut dan Sumedang serta di daerah Jawa Tengah yaitu sekitaran Surakarta.

Selain itu di peternakan sapi bank bjb bekerjasama dengan PT. Dilar Lintas Raya yang berdomisili di Kota Tasikmalaya untuk mengakomodir kebutuhan sapi wilayah priangan timur seperti Garut, Kabupaten Tasikmalaya,Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran.

“Dengan adanya pola kemitraan dengan PT. Dilar Lintas Raya adalah bentuk kontribusi bank bjb dalam menjamin kesejahteraan peternak dan memastikan keberlangsungan usaha mereka baik dari sisi budidaya, pasokan pakan ternak, obat-obatan, produksi hingga hasilnya dapat berjalan dengan baik dan lancar”, ungkapnya.

Untuk program petani milenial program pemerintah Provinsi Jawa Barat bank bjb bekerjasama dengan PT. Agro Jabar salah satu BUMD milik Provinsi Jawa Barat yang bergerak di bidang pertanian dan ketahanan pangan, tentunya dalam hal ini PT. Agro Jabar sebagai offtaker hasil pertaniannya.

Hal itu adalah bentuk kontribusi bank bjb dalam membantu kesejahteraan petani milenial memastikan keberlangsungan usaha mereka. bank bjb berupaya menjaga ekosistem hulu sampai hilir para petani terjamin dengan baik.

Adblock test (Why?)


Kemitraan Bank bjb dengan Pelaku Usaha Dibangun di Berbagai Sektor - ayobogor.com
Klik Disini Lajut Nya

Cepat Ambil Bantuan Modal Usaha Rp 200 Juta, Daftar Pakai KTP dan NPWP - Motor Plus

Ilustrasi NPWP. Cepat ambil bantuan modal usaha Rp 200 juta dari pemerintah, daftar pakai KTP dan NPWP

TribunPontianak.co.id

Ilustrasi NPWP. Cepat ambil bantuan modal usaha Rp 200 juta dari pemerintah, daftar pakai KTP dan NPWP

MOTOR Plus-online.com - Cepat ambil bantuan modal usaha Rp 200 juta dari pemerintah, daftar pakai KTP dan NPWP badan usaha.

Bikers yang punya usaha dibidang otomotif seperti spare part atau aksesoris mesti tahu bantuan pemerintah satu ini.

Yup, bantuan modal usaha Rp 200 juta bakal dibagikan pemerintah.

Sebelumnya pemerintah juga menyalurkan BLT UMKM atau BPUM sebesar Rp 1,2 juta.

Baca Juga: Cepet Langsung Daftar Bantuan Rp 1,2 Juta Sebelum Ditutup Akhir Juni 2021, Siapkan NIK dan KK

Baca Juga: Ada Tambahan Modal Usaha Sebesar Rp 200 Juta, Siapkan NPWP Daftarnya Lewat Link Ini

Nah, pada program BIP (Bantuan Insentif Pemerintah) 2021 ini dibuka untuk pelaku usaha yang berkecimpung di dalam usaha tertentu.

Contohnya seperti subsektor ekonomi kreatif (aplikasi, game, kuliner, film dan lain sebagainya).

Gak tanggung-tanggung, pemerintah sampai kucurkan dana puluhan juta untuk para penerimanya.

Ada 13 jenis usaha pariwisata sesuai UU No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, serta pelaku usaha di subsektor kuliner, kriya, fashion.

Adblock test (Why?)


Cepat Ambil Bantuan Modal Usaha Rp 200 Juta, Daftar Pakai KTP dan NPWP - Motor Plus
Klik Disini Lajut Nya

47 Tempat usaha di Jakpus dikenai sanksi akibat melanggar PPKM - Regional Kontan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat menjatuhkan sanksi kepada 47 tempat usaha karena telah melanggar aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat Bernard Tambunan mengatakan, 31 tempat usaha itu dikenai sanksi penutupan sementara 1x24 jam.

Sebanyak 14 tempat usaha lainnya tutup 3x24 jam. "Hanya dua yang didenda dengan total denda Rp 15 juta," ucap Bernard saat dihubungi, Sabtu (26/6).

Jumlah itu berdasarkan penindakan sejak 16 Juni hingga 25 Juni 2021. Bernard mencatat, ada 11.722 tempat usaha yang dilakukan pengecekan selama periode tersebut, mulai dari restoran, kafe, bar dan tempat hiburan.

Baca Juga: Terdampak pengetatan PPKM Mikro, saham Mitra Adiperkasa (MAPI) direkomendasikan jual

"Kami tidak pandang mau itu tempat usaha kecil ataupun besar akan kami tindak jika melanggar prokes. Kegiatan prokes PPKM Mikro ini akan dilakukan hingga 5 Juli 2021," ucapnya. Dalam periode yang sama, petugas juga melakukan operasi tertib masker dengan jumlah 6.019 pelanggar.

Sebanyak 6.015 pelanggar tidak pakai masker ditindak dengan melakukan pekerjaan sosial dan empat pelanggar lainnya dengan didenda. "Kami berharap masyarakat tetap patuh dalam prokes untuk mencegah Covid-19, seperti pemakaian masker. Apalagi ini kasus sedang meningkat," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 47 Tempat Usaha di Jakpus Dikenai Sanksi Akibat Langgar PPKM.
Penulis: Ihsanuddin
Editor: Sabrina Asril

Baca Juga: Tingkat Kematian Covid-19 di Lima Provinsi Ini Tertinggi, Mari Disiplin Prokes 3M

Editor: Wahyu T.Rahmawati

Adblock test (Why?)


47 Tempat usaha di Jakpus dikenai sanksi akibat melanggar PPKM - Regional Kontan
Klik Disini Lajut Nya

Mau Buka Usaha SPBU? Siapkan Modal Segini - detikFinance

Jakarta -

Kini masyarakat dapat membuka usaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Peluang bekerja sama tersebut dibuka oleh PT Aneka Petroindo Raya (APR), usaha patungan BP dan AKR.

Jika berminat membuka usaha SPBU ini bisa dengan menyiapkan lahan dan dana sekitar Rp 500 juta. Benny Oktaviano selaku Head of Network Planning and Acquisition BP-AKR mengungkapkan, terdapat dua konsep kerjasama yang akan ditawarkan dengan mitra.

"Kita membangun adanya dua konsep, ada konsep SPBU reguler seperti yang sekarang kita lihat. Ada konsep SPBU yang kemudian menggunakan konsep fuel container," ujarnya, Rabu (23/6/2021).

Lebih lanjut, pada konsep reguler mitra disyaratkan memiliki lahan kurang lebih 1.500 meter persegi dengan lebar depan minimum 30 meter. Sedangkan, SPBU compact dibutuhkan lahan minimal 1.000 m2 dengan lebar depan 20 hingga 25 meter.

"Kemudian untuk SPBU compact side itu kita menyebut SPBU yang menggunakan dua kontainer, kita akan menggunakan dua kontainer kita butuh lahan minimum sekitar 1.000 m2 dengan lebar depan sekitar 20-25 meter," jelasnya.

Dia menjelaskan, bentuk kerja sama yang dilakukan yaitu pihaknya akan memberikan penyediaan perencanaan kepada mitra. Perencanaan ini meliputi gambaran aspek ekonomi lahan tesebut untuk dijadikan SPBU.

Pihaknya juga akan membantu dari sisi peralatan, perencanaan, perizinan (permit), hingga membantu mitra dalam menyiapkan staf. "Si mitra ini juga akan kita bridging dengan sejumlah lokal partner yang sudah kita punya, untuk bisa kolaborasi dengan si mitra ini," tuturnya.

"Sebagai summary, konsepnya adalah kita menyiapkan perencanaan, kita membantu menyiapkan desainnya, kita membantu menyiapkan peralatan equipment-nya, kemudian kita membantu bagian permit-nya. Tentu tetap ada portion yang mereka lakukan, mostly pada saat menyiapkan agar bisa kita siapkan untuk pembangunan SPBU itu," ujarnya.

Perihal biaya yang dikeluarkan oleh mitra tergantung dengan kondisi kesiapan lahan. Semakin lahan siap, semakin minim dana yang dikeluarkan.

"Kalau lahannya sudah datar, sudah selevel dengan jalan, pada dasarnya tinggal perlu pekerjaan civil tentunya ongkosnya tidak begitu signifikan. Estimasi kita harusnya bisa di bawah Rp 500 jutaan," ujarnya.

Dia menambahkan, dalam kerja sama ini si mitra tidak perlu membeli BBM untuk kebutuhan SPBU. Nantinya, BP-AKR yang akan menyalurkan bahan bakar tersebut.

"Jadi si mitra ini tidak perlu membeli produk tapi secara reguler dan by sistem yang kita punya akan menyuplai fuel secara langsung ke SPBU tersebut dan kemudian mereka nantinya akan langsung menjual ke market. Jadi mereka tidak perlu membeli produk dari kita dengan konsep konsinyasi," tutupnya.

(eds/eds)

Adblock test (Why?)


Mau Buka Usaha SPBU? Siapkan Modal Segini - detikFinance
Klik Disini Lajut Nya

47 Tempat Usaha di Jakpus Dikenai Sanksi Akibat Langgar PPKM - Kompas.com - Megapolitan Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat menjatuhkan sanksi kepada 47 tempat usaha karena telah melanggar aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat Bernard Tambunan mengatakan, 31 tempat usaha itu dikenai sanksi penutupan sementara 1x24 jam. Sebanyak 14 tempat usaha lainnya tutup 3x24 jam.

"Hanya dua yang didenda dengan total denda Rp 15 juta," ucap Bernard saat dihubungi, Sabtu (26/6/2021).

Jumlah itu berdasarkan penindakan sejak 16 Juni hingga 25 Juni 2021. Bernard mencatat, ada 11.722 tempat usaha yang dilakukan pengecekan selama periode tersebut yaitu restoran, kafe, bar, dan tempat hiburan.

Baca juga: Lokasi Vaksinasi Tanpa Syarat KTP di Jakarta, Tangerang, dan Bogor

"Kita tidak pandang mau itu tempat usaha kecil ataupun besar akan kita tindak jika melanggar prokes. Kegiatan prokes PPKM Mikro ini akan dilakukan hingga 5 Juli 2021," ucapnya.

Dalam periode yang sama, petugas juga melakukan operasi tertib masker dengan jumlah 6019 pelanggar. Sebanyak 6015 pelanggar tidak pakai masker ditindak dengan melakukan pekerjaan sosial dan 4 pelanggar lainnya dengan didenda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita berharap masyarakat tetap patuh dalam prokes untuk mencegah Covid-19, seperti pemakaian masker. Apalagi ini kasus sedang meningkat," ujarnya.

Adblock test (Why?)


47 Tempat Usaha di Jakpus Dikenai Sanksi Akibat Langgar PPKM - Kompas.com - Megapolitan Kompas.com
Klik Disini Lajut Nya

Friday, June 25, 2021

PNM Jadi Lembaga Penyalur Pembiayaan Usaha Mikro Terbesar di Dunia - Kompas.com - Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani atau PNM (Persero) menjadi perusahaan penyalur pembiayaan berbasis kelompok mikro terbesar di dunia dengan jumlah nasabah aktif sekitar 9,5 juta per April 2021.

Selama ini status perusahaan pembiayaan kepada pelaku usaha mikro dan masyarakat kurang mampu terbesar di dunia disandang Grameen Bank asal Bangladesh. Namun pada April lalu, perusahaan pelat merah itu telah melampaui capaian jumlah nasabah Grameen Bank.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan, per April 2021, total nasabah Grameen Bank sebanyak 9,3 juta orang yang termasuk di dalamnya nasabah individual, nasabah komersial, walaupun masih didominasi nasabah dari segmen ultra mikro.

Baca juga: Holding BUMN Ultra Mikro Dinilai Bisa Bantu Kurangi Pengangguran

"Posisi April lalu, PNM sudah terbesar di dunia, dengan total nasabah aktif segmen ultra mikro sebesar 9,5 juta,” ujar Arief dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/6/2021).

Arief menjelaskan, nasabah aktif tersebut merupakan pelaku usaha yang tengah menjalani berbagai program pemberdayaan dan memiliki outstanding pembiayaan dari perseroannya. Hingga 16 Juni 2021 nasabah ultra mikro PNM berjumlah 9.757.437.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menuturkan, pertumbuhan bisnis dan aktifitas pemberdayaan perusahaanya ke depan berpotensi makin besar pasca terbentuknya Holding BUMN Ultra Mikro (UMi). Integrasi data pelaku ultra mikro nasional akan semakin solid karena holding tersebut.

Kondisi itu diyakini membuat pemberdayaan bagi pelaku UMKM yang dijalankan PNM bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI selaku induk holding dan PT Pegadaian (Persero), akan menjadi lebih baik.

Dengan terbentuknya holding tersebut juga akan membuat cost of fund (CoF) perusahaan oelat merah itu akan menjadi lebih murah. Dengan begitu dapat menekan suku bunga pembiayaan ke pelaku ultra mikro ke depan.

Baca juga: Erick Thohir Mau Pendanaan dari PNM Makin Murah

"Saat ini CoF kami sudah baik. Rating surat utang kami dan kepercayaan investor terus meningkat. Dengan Holding, rating ini akan semakin baik lagi. Kami juga memiliki kesempatan mendapat pembiayaan langsung dari BRI. Itu pun juga murah," kata Arief.

Dia pun menekankan, pasca holding ciri khas PNM yang mengedepankan pola pemberdayaan dalam penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha ultra mikro tak akan hilang. Pemberdayaan usaha ultra mikro akan tetap menonjol karena metode penyaluran pembiayaan dilakukan berbasis kelompok.

Arief menyebut, pola pembiayaan yang dilakukan perusahaannya memakai sistem tanggung renteng. Artinya, setiap pembiayaan dan risiko yang muncul menjadi tanggung jawab bersama para nasabah di kelompoknya.

Sistem tanggung renteng sangat membantu nasabah maupun perusahaan BUMN itu karena dapat membangun semangat kebersamaan, sekaligus menjaga kualitas pinjaman. Buktinya, saat ini rasio NPL yang dipimpin Arief Mulyadi itu berada di bawah 0,1 persen atau tepatnya 0,09 persen.

"Makanya sejak 2016, NPL kami tidak pernah lebih dari 0,1 persen karena tanggung renteng. Bahkan, pelaku ultra mikro ini membangun soliditas, dan empati bersama sehingga membantu semua anggotanya untuk tetap memiliki kinerja baik," ungkapnya.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Holding BRI-Pegadaian-PNM Bisa Jangkau 29 Juta Usaha Ultramikro

Adblock test (Why?)


PNM Jadi Lembaga Penyalur Pembiayaan Usaha Mikro Terbesar di Dunia - Kompas.com - Kompas.com
Klik Disini Lajut Nya

Modal Kecil, Ini Ide Usaha Handmade dari Bahan Semen ala Warga Laweyan Solo - Solopos.com

[unable to retrieve full-text content] Modal Kecil, Ini Ide Usaha Handmade dari Bahan Semen ala Warga Laweyan Solo    Solopos.com Modal Ke...